Asdos Juga Manusia :D

Apa kabar temen-temen? mudah-mudahan diberikan kesehatan dan kelancaran dalam kehidupan, apalagi yang mampir ke sini hehe. 
Asdos, mungkin ungkapan yang sering dikumandangkan di lingkungan anak kuliahan, apalagi buat anak-anak baru pasti sangat membutuhkan seorang asdos untuk membantu tugas-tugasnya dikelas atau diluar kelas. Yap, Asdos adalah singkatan dari Asisten Dosen, atau ada juga yang nyebut Asprak singkatan dari Asisten Praktikum, tergantung dari kebiasaannya dipanggil apa. Kalau dikampus saya, Asdos itu adalah sebuah job yang diberikan kepada mahasiswa/i terpilih melalui seleksi oleh pihak labolatorium untuk membantu Dosen dikelas dalam pembelajaran, dan membantu mahasiswa diluar kelas. Tentu tugasnya tidak mudah, mereka harus menguasai materi bahkan mempunyai pengalaman lebih dari mahasiswa yang diajarnya.
Kalian pasti ngerti gambar diatas, hehehe… itulah kejadian yang saya alami di semester ini ketika mengawali peran baru sebagai Asdos, sebenernya sih semester lalu saya pun diberi kesempatan untuk menjadi Asdos mata kuliah Multimedia, namun semester ini saya mengajar mata kuliah yang berbeda, yaitu Web Programing. Mata kuliah yang lumayan berat, karena banyak mahasiswa yang buta programing apa lagi web.
Keunikan terjadi ketika pertama masuk kelas, biasalah pertama akrabnya cuma sama satu temen Asdos yang lain, karena kita cuma berdua disatu kelas. Saya pun mencari bangku kosong untuk tempat mangkal dikelas. Setelah duduk, biasanya ada dua jenis dosen. Ada dosen yang kalau ada Asdos mereka malah keluar dengan alesan ada urusan terus dateng lagi pas jam mau abis, akhirnya Asdos deh yang harus maju kedepan untuk sok tau ngajarin hehe. Yang kedua ada tipe dosen yang kalau ada Asdos mereka makin giat ngajar didepan enggak mau kalah didepan Asdos hehe, alhasil kita cuma muter-muter dilorong bangku. 
Dan ketika awal-awal masuk kelas, anak-anak kelas enggak ada yang minta bantuan sama sekali, masih jaim kali ya.. Mungkin mereka anggep, “Ini siapa sih, berdiri-berdiri, males ah nanya, coba dulu aja sendiri, masih pinteran juga gw”. haha itu sih pikiran saya ketika dulu ada Asdos dikelas *Maaf Kak Asdos. Tapi akhirnya mereka nyerah juga ketika menemukan banyak kesalahan dari program web yang mereka buat. Datanglah saya hahaha eng… ing.. eng… kikikiki… dengan nada wibawa, “ehm.. ada apa dek?”. mereka pun bertanya, ” Kak ini gimana eror?,” ada lagi yang nanya, “Kak kok enggak muncul?”, dan lagi-lagi bertanya, “Kak aku yakin udah bener tapi masih eror?”,  ada lagi yang paling kasian, “Kak aq enggak ngerti”.
Ya itulah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan sama anak-anak kelas, dari baris sini, kebaris sana, baris seberang dan baris belakang, semua baris pasti nanya. Kesalahannya macem-macem, ada yang lupa ngasih tanda “;” ada yang hurufnya kapital, ada yang lupa ganti nama database, dan untuk jawaban yang enggak ngerti tadi ternyata dia belum install aplikasinya sama sekali hahaha memang kadang-kadang ada juga yang kurang pinter seperti saya dulu hehe.
Tapi itulah seninya jadi Asdos, banyak hal yang diajarkan tapi justeru banyak hal yang bisa dipelajari lagi dengan ilmu yang baru, terutama melatih kesabaran hehe.. Tapi jujur, saya berdiri disini sebagai Asdos bukan sebagai orang terpilih/pintar yang dipercaya mengajar, gimana mau pinter, IPK saya saja pas-pasan, tapi gimana caranya IPK yang pas-pasan itu bisa membuat sesuatu hasil dan karya yang besar dan mengajarkannya, dibandingkan IPK besar namun enggak punya hasil karya bahkan tidak mengajarkan kepintarannya kepada orang lain. *lol

Ikhsan Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered By WordPress. A Magnetic theme by Devfloat