Kemana ya setelah kuliah?

Lulus Kuliah? ya itulah yang selama ini diidam-idamkan semua mahasiswa/i yang sedang menjalankan studi kuliahnya, begitu pun para orang tua, bukan hanya bangga karena anaknya mendapat gelar sarjana, tapi sebenarnya para orang tua itu senang karena selesailah mereka mengantar anaknya kepada jenjang tertinggi dalam dunia pendidikan dan artinya udah enggak ada bayar-bayar lagi hehe.
Kira-kira seperti dibawah inilah situasi wisuda anak-anak mahasiswa yang sangat intelek ini menerima penghargaan kelulusan.
Namun coba kita bayangkan, dari ribuan bahkan jutaan mahasiswa/i yang lulus setiap tahunnya dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia dan memiliki IPK yang beragam 2,0, 2,8, 3,5, bahkan yang cumluade itu banyakkk banget. Tapi berujung seperti dibawah ini : 
Ironis banget ya, karena dari sekian ribu pekerjaan diperebutkan oleh berjuta-juta mahasiswa intelek, lalu how about us? apakah kita termasuk orang-orang yang disebut sebagai “Job seeker” atau kalianlah “Job maker”?? lalu apa sih bedanya kerja dan membuka pekerjaan?. Kalau menurut saya sih, cari kerja ya berarti kita bakal kerja sama orang lain, kita harus siap dengan segala peraturan yang diterapkan, jam masuk, jam pulang, job desk, gaji, karier semua diatur sama perusahaan, dan siap-siap aja di PHK kalau valuta dolar naek hehe..
Dan kalau menciptakan kerja itu sangat berbeda sama ngelamar kerja, menciptakan pekerjaan itu perlu memperhatikan berbagai potensi, seperti : modal, kemampuan, lingkungan, relasi, lahan, trand, dll yang masih banyak lagi. Tapi inilah perusahaan kalian, kalian bebas tentuin semua hal tentang hidup kalian, cuma hati-hati kalian harus tahan banting kalau suatu saat pasti bakal bangkrut. Tapi trust me, semua orang kaya didunia ini kebanyakan pengusaha bukan pekerja hehe..
So terserah kalian, semuanya ada resikonya. Namun sebenernya sih pemerintah mengharapkan kita jadi “Entrepreneur Muda” istilah keren dari pengusaha muda. Karena pemerintah udah enggak sanggup menciptakan lapangan kerja yang hampir semuanya dikuasai asing ditahun 2012 ini. so pada kemana anak muda Indonesia??!! Apakah mereka lulus kuliah lebih bangga kerja di NOKIA, HP, AIR ASIA dll yang notabene punya asing. Kenapa mereka enggak bangga jadi petani Indonesia yang bertitel sarjana dan expor semua hasil bumi, atau jadi Software House asli indonesia yang dijual ke perusahaan asing. 
Kalau saya sendiri sekarang berusaha untuk mandiri, dengan kemampuan yang sedikit berusaha untuk menjual  hasil karya saya keperusahaan-perusahaan, lumayan lah labanya bisa ngalahin pekerja yang udah kerja 10 tahun hehe. Tapi sebenernya kerja juga perlu, rencananya setelah lulus dari Telkom Polytechnic saya berencana untuk bekerja disalah satu software company di Japan atau di Indonesia, yang pastinya untuk mengembangkan skill dan relasi serta experience pastinya. So itu semua tergantung takdir dari Allah yang nanti akan berbicara apa, saya hanya bisa berusaha. How about your plan??

Ikhsan Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered By WordPress. A Magnetic theme by Devfloat